Candi Kethek

MISTERI TANAH JAWA YANG BELUM TERUNGKAP DI PERUT GUNUNG LAWU : CANDI KETHEK

CANDI KETHEK

Sekilas cerita tentang awal penemuan Candi Kethek yang dalam bahasa Jawa berarti kera, meskipun keberadaan candi ini sudah diketahui sejak tahun 1842, entah mengapa dalam rentang waktu sekian lama yaitu pada tahun 2000 baru ditemukan kembali oleh warga masyarakat dusun Cetho, sebelumnya dan sudah sejak lama bukit kawasan lokasi Candi Kethek merupakan tempat berkumpulnya atau boleh dibilang “istana” bagi kera-kera di lereng gunung Lawu bagian barat.

Candi ini dinamakan demikian karena penduduk setempat mempercayai bagian atas dari candi ini menyerupai Hanoman, tokoh pewayangan berwujud kera putih.

Candi Kethek – Piramida Tersembunyi di Lereng Barat Gunung Lawu

GUNUNG Lawu masih meninggalkan misteri hingga jaman milenium ini. Rekam jejak masa lalu masih banyak tersimpan dalam perut gunung api purba ini.

Banyak sekali ditemukan benda purbakala berupa candi kuno dengan bentuk dan corak yang sangat unik. Salah satunya adalah temuan candi yang ditemukan tertutup rerimbunan semak belukar.

Kami banyak temukan tumpukan bebatuan yang tersusun rapi membentuk trap yang sangat tinggi. Diperkirakan ada sembilan lokasi. Namun baru empat trap yang dibuka.

Tidak banyak yang tahu tentang keberadaan Candi Kethek. Popularitasnya seakan tenggelam oleh ketenaran Candi Cetho yang berada di kawasan yang sama. Kedua candi ini berada di daerah Kemuning di Lereng Gunung Lawu

Candi Kethek memiliki keunikan dalam struktur bangunannya yang berbeda dari candi-candi lain di Nusantara. Candi tersebut berbentuk piramid, yang dari struktur bangunannya bisa dikategorikan sebagai small stepped pyramid. Stepped pyramid adalah versi lebih modern dari bangunan punden berundak yang banyak dibangun pada era Megalithicum. Gaya dan struktur piramid semacam itu muncul di era awal kebudayaan Mesir Kuno dan Piramida yang dibangun oleh suku Maya, Aztec dan Inca.

Seperti tempatnya yang tersembunyi diantara hutan dan perbukitan, Candi Kethek masih menyembunyikan banyak misterinya. Misteri dari struktur unik candi yang berbentuk piramida atau bahkan misteri dari kisah Brawijaya yang dikisahkan moksa di puncak Gunung Lawu, selalu menggelitik rasa ingin tahu bagi orang-orang yang mengunjunginya. Tersembunyi, itulah kata kunci yang menjadi daya tarik utama dari keberadaan Candi Kethek. Hutan, bukit, lembah, kabut, sungai, jurang dan segala unsur bentangan alam yang seolah menyembunyikannya, merupakan kesatuan unsur yang seolah menjadi pelindung setia Candi Kethek

Pendaki yang melalui jalur Candi Cetho kebanyakan adalah pendaki spiritual (pendaki yang melakukan ritual/ bertapa) biasanya sering melewati jalur Cetho.

Joko Sunarto atau Pak Po menjelaskan, kebanyakan pendaki spiritual memang mengambil rute candi Cetho. Karena masyarakat Jawa meyakini bahwa pintu masuk gunung Lawu arah depannya adalah dari atas candi Cetho.

“Ibaratnya sebuah rumah, pintu masuk utama (ruang tamunya) ada di Cetho. Sedangkan Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang adalah pintu belakang dan pintu sampingnya,” jelasnya

Jika ingin naik melewati jalur ini (cetho) akan melewati melewati berbagai lokasi yang masih di sakralkan. Diantarannya Candi Cetho, juga Candi Kethek yang berada dia atasnya.

Nantinya pendaki akan memasuki wilayah yang di yakini masyarakat setempat sebagai pintu masuk kerajaan makhluk gaib yang diwujudkan dalam dua batang bohon cemara besar yang berdampingan layaknya pintu gerbang.

Candi Sukuh, Candi Cetho dan Candi Kethek, di lereng Barat Gunung Lawu ini juga terdapat candi lain, yaitu Candi Planggatan dan Candi Menggung. Dari denah terlihat bahwa Candi Kethek merupakan candi dengan lokasi tertinggi dibanding candi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s